[sg_popup id="7"]
LOADING

Type to search

News Android Gadget smartphone

Smartphone Android, Bagus Atau Tidak ?

Ery Herdian 19/12/2019
Share

Kenali Lebih Dalam Seputar Smartphone Android

Perangkat Handphone atau Smartphone menjadi salah satu perangkat yang tidak bisa lepas dari berbagai aktivitas manusia. Munculnya sistem operasi Android semakin membuat posisi perangkat mobile ini cukup kuat dipasaran. Banyak produsen perangkat Smartphone Android yang membanderol Harga Smartphone besutannya dengan sangat beragam sehingga dapat menjangkau berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari masyarakat kelas bawah, menengah hingga atas kini sudah bisa memiliki sebuah perangkat Smartphone berbasis Android.

smartphone android

Smartphone Android sendiri kini memang menjadi andalan banyak pengguna, bukan hanya karna harga tapi juga karna kemampuannya yang mumpuni. Kapan lagi bisa punya Smartphone dengan kemampuan mumpuni namun dibanderol dengan harga sangat miring. Selain itu perangkat Smartphone Android juga dikenal dengan kemampuan Open Sourcenya. Sehingga semakin mempermudah pengguna untuk mengembangkan kemampuan perangkat miliknya, meski hal ini sebenarnya memiliki sisi positif dan negatifnya sendiri.

  • Android

Android sendiri merupakan sebuah sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Android.Inc dengan dukungan dana dari Google. Kemudian pada 17 Agustus 2005 Google secara resmi mengakuisisi Android.Inc. Dan akhirnya sistem operasi Android dengan berbasis kernel Linux versi 2.6 resmi dirilis pada 5 November 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance (OHA).

Open Handset Alliance (OHA) ini sendiri adalah Konsorsium dari sejumlah perusahaan teknologi seperti Google, produsen perangkat mobile seperti HTC, Sony dan Samsung, Operator nirkable seperti Sprint Nextel dan T-Mobile, dan juga produsen Chipset seperti Qualcomm dan Texas Instruments. OHA didirikan dengan tujuan untuk mempermudah menetapkan sebuah standar terbuka dalam proses pengembangan bagi perangkat-perangkat mobile.

Perangkat Smartphone pertama yang berbasis sistem operasi Android akhirnya dirilis pada 22 Oktober 2008, Smartphone tersebut adalah HTC Dream. Salah satu kelebihan dari sistem operasi Android adalah sistem Open Sourcenya yang membuat banyak pengguna lebih mudah untuk menggembangkan sistem operasi tersebut. Mulai dari pengembang aplikasi hingga para pembuat perangkat yang mulai ikut serta mengembangkan sistem operasi ini dengan caranya masing-masing. Sehingga banyak muncul perangkat Android dengan tampilan hingga performa yang berbeda-beda.

Para pengembang aplikasi pun lebih dimudahkan untuk membuat berbagai macam aplikasi yang bisa semakin memaksimalkan kinerja dari perangkat itu sendiri. Sistem operasi Android mulai menjadi salah satu sistem operasi yang mendominasi pasar dunia. Hingga pada tahun 2013 bersama Samsung, Android berhasil menguasai pangsa pasar dunia dengan persentase sebesar 64%.

android

Sistem operasi Android terus dikembangkan mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Hingga saat ini terhitung sudah ada 17 versi Android yang pernah hadir ke pasaran dunia, diantaranya :

  • Android 1.0 Alpha
  • Android 1.1 Beta
  • Android 1.5 Cupcake
  • Android 1.6 Donut
  • Android 2.0 Eclair
  • Android 2.2 Froyo
  • Android 2.3 Gingerbread
  • Android 3.0 Honeycom
  • Android 4.0 Ice Cream Sandwich
  • Android 4.1 Jelly bean
  • Android 4.4 Kitkat
  • Android 5.0 Lollipop
  • Android 6.0 Marshmallow
  • Android 7.0 Nougat
  • Android 8.0 Oreo
  • Android 9.0 Pie

Dan yang baru-baru ini sedang ramai diperbincangkan adalah Android 10 atau yang sebelumnya dirumorkan akan diberinama Android Q. Disetiap update Google selalu menyisipkan berbagai peningkatan baik dari sisi fitur atau sisi performa sehingga sistem operasi Android bisa bekerja jauh lebih baik dari versi-versi sebelumnya.

  • Sisi Positif Dan Negatif Android

Konsep Open Source yang diusung oleh Android tentu menimbulkan sisi positif dan negatif yang berhubungan kepada data pengguna dan perangkat itu sendiri. Sisi positif dari Android Open Source adalah kemudahannya untuk dikembangkan sehingga banyak pihak bisa melakukan pengembangan. Hal ini juga yang menyebabkan Android memiliki aplikasi-aplikasi pendukung dengan jumlah yang lebih banyak jika dibandingkan dengan perangkat berbasis iOS, Windows, dan sistem operasi lainnya.

Para pengguna perangkat Android juga bisa merasakan berbagai macam User Interface dengan memanfaatkan kostumasi sistem operasi yang saat ini sudah banyak dilakukan oleh banyak pengembang.

Sedangkan untuk sisi negatif dari Android Open Source salah satunya adalah tingkat keamanan yang rendah. Bukan berarti tidak aman hanya saja jika diperhitungkan tingkat keamanan baik dari sisi perangkat ataupun data pengguna pada Android cukup rendah.

Aplikasi-Aplikasi Berbahaya Smartphone Android

Tidak jarang aplikasi-aplikasi yang muncul di Playstore merupakan aplikasi yang dibuat khusus untuk mengambil data pribadi pengguna tanpa izin, atau aplikasi tersebut berisi virus yang bisa menghilangkan data-data pribadi milik pengguna. Jadi ketika aplikasi tersebut diinstal pada perangkat, aplikasi tersebut akan menyembunyikan data-data pribadi milik pengguna tanpa disadari.

Selain itu ada juga aplikasi-aplikasi yang memang secara resmi dirilis dan berfungsi sebagaimana mestinya, namun tetap mengambil keuntungan sepihak ketika digunakan oleh para penggunanya.

Namun tidak perlu khawatir karena Google secara berkala melakukan pembersihan aplikasi-aplikasi yang dinilai berbahaya dari Playstore sehingga dapat memperkecil kemungkinan kerugian yang bisa dialami oleh para penggunanya. Meski begitu tetap saja aplikasi-aplikasi negatif baru selalu kembali muncul di Playstore.

Alih-alih hanya mengandalkan Google dan pihak pengembang untuk meningkatkan tingkat keamanan, para pengguna sendiri juga harus mulai sadar dan peduli tentang keamanan perangkat dan data pribadinya masing-masing. Ada banyak sekali cara-cara mengamankan Smartphone Android, agar perangkat dan juga data-data pribadi Kamu tetap aman.

Bug-Bug Pada Smartphone Android

bug

Proses pengembangan sistem operasi Android ini pun bukan tanpa hambatan, setiap kali versi terbaru dari Android ini muncul banyak pihak langsung mencoba untuk mencari tahu apakah terdapat celah pada versi terbaru tersebut. Atau adakah bug-bug yang tidak diketahui oleh tim pengembang ketika mengembangkan sistem operasi ini.

Biasanya badan-badan peneliti keamanan mobile yang cukup aktif untuk meng-evaluasi versi-versi terbaru dari setiap sistem operasi. Dan tidak jarang pada versi terbaru dari Android ini ditemukan bug-bug yang cukup membahayakan bagi para penggunanya. Seperti pada tahun 2015, salah satu badan peneliti keamanan mobile, Guang Gong menemukan celah keamanan yang berhubungan dengan browser Chrome pada Android.

Dengan celah keamanan ini pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab bisa saja menyerang para pengguna dengan hanya satu tindakan saja. Para pelaku Hacker ini bisa mengambil alih perangkat Android korbannya hanya dengan sebuah URL. Cara membajak Android hanya dengan URL ini tentu semakin menurunkan tingkat kesadaran pengguna jika perangkatnya sedang menjadi sasaran dari para pelaku tidak bertanggung jawab.

Tapi tenang saja saat ini bug-bug seperti itu sudah mulai menghilang dari sistem operasi berlogo robot hijau tersebut. Meski begitu Kamu harus tetap berhati-hati, terutama ketika Kamu merasakan ada hal aneh yang terjadi pada perangkat milikmu.

Bahaya Malware

Malware adalah program jahat yang bisa menyusup kedalam sistem operasi dan tentunya sangat berbahaya karena bisa merugikan pengguna perangkat yang terinfeksi. Malware ini sendiri bisa masuk kedalam perangkat dengan banyak cara.

Ada yang melalui aplikasi, ada yang melalui sebuah situs yang dikunjungi oleh perangkat tersebut, dan ada juga yang melalui link atau sebuah iklan tertentu. Sebenarnya masih ada banyak lagi cara Malware ini bisa menyusup kedalam sebuah perangkat tanpa disadari oleh penggunanya.

malware

Lalu bagaimana caranya Kita mengetahui jika perangkat kita disusupi Malware atau tidak?, ada banyak sekali gejala-gejala perangkat Android yang terinfeksi Malware. Salah satunya adalah performa perangkat Android yang menurun drastis secara tiba-tiba.

Untuk mengatasi hal ini tentunya Kamu harus lebih berhati-hati ketika menginstal sebuah aplikasi, atau ketika membuka sebuah tautan dan juga berkunjung ke sebuah halaman yang baru dikunjungi. Sebaiknya Kamu juga memasang program Antivirus didalam perangkat Android Kamu agar jauh lebih aman.

Junk File Di Smartphone Android

Junk File atau data-data yang tidak terpakai adalah salah satu masalah yang paling menyebalkan pada sistem operasi Android. Tidak jarang hanya dalam jarak beberapa hari file-file tidak terpakai ini bisa mencapai hitungan Gigabyte, tentunya hal ini akan membuat kapasitas yang tersedia semakin mengecil.

Selain memperkecil kapasitas yang tersedia, file-file sampah ini juga bisa membuat performa perangkat menurun. File-file tidak terpakai ini bisa berasal dari berbagai aktivitas yang berhubungan dengan aplikasi-aplikasi yang tersedia pada perangkat tersebut, bisa juga karena aktivitas yang dilakukan oleh sistem. Jadi sangat disarankan untuk selalu membersihkan file-file tak terpakai, agar performa perangkat Kamu tetap maksimal serta kapasitas ruang penyimpanan perangkatmu tetap luas.

  • Android vs iOS

Sistem operasi Android dan iOS memang cukup bersaing dan bisa dibilang sebagai musuh bebuyutan selama bertahun-tahun. Meski memiliki sistematis yang sangat bertolak belakang, kedua sistem operasi ini saling menyerang dengan keunggulannya masing-masing.

Google android vs Apple ios

Keduanya memang memiliki kelebihan yang sangat berbeda, seperti Android unggul dalam segi pengembangan karena mengusung konsep Open Source. Sedangkan iOS memiliki keunggulan dari sisi keamanan karena hanya bisa dikembangkan oleh tim resmi yang ditunjuk langsung oleh perusahaan Apple.

Sedangkan untuk kekurangan yang dimiliki oleh Android, seperti yang sudah dibahas sebelumnya tingkat keamanan yang dimiliki oleh sistem operasi ini sangat rentan. Sistem operasi iOS pun tidak luput dari kekurang, banyak pengguna yang mengeluhkan mobilitas transfer data yang cukup sulit pada perangkat- perangkat berbasis iOS. Dan masih banyak lagi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing sistem operasi ini. Android vs iOS, kira-kira Kamu lebih suka sistem operasi yang mana?.

Bagaimana, sudah bisa menyimpulkan apakah Smartphone berbasis sistem operasi Android ini bagus atau justu Kamu lebih memilih untuk menggunakan Smartphone dengan basis sistem operasi lainnya. Semua sistem operasi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, dan semua kembali kepada selera dan juga kebutuhan dari masing-masing pengguna.

Itu dia tadi informasi perangkat Smartphone dengan basis sistem operasi Android. Semoga bisa membantu dan menjadi sumber informasi yang bijak untuk Kamu dalam menentukan pilihan Smartphone dengan sistem operasi mana yang cocok dengan selera dan kebutuhan Kamu.

 

 

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

73 − 68 =