[sg_popup id="7"]
LOADING

Type to search

Gadget Review Gadget Kamera Photography

Relonch, Artificial Intelligence Camera Seharga $99

Content Writer 27/12/2016
Share

Relonch Camera 2

Kamera telah berevolusi. Kamera kini lebih terkoneksi dengan jaringan dibanding generasi sebelumnya, dengan teknologi Mirrorless membuatnya lebih kecil dan ringan tanpa mengorbankan fungsi dasar dari Kamera. Belakangan ide-ide baru bermunculan, fitur-fitur baru terus dicoba. Camera kini lebih dari sekedar pengambil gambar, tapi sekaligus pengolah gambar.

Sebuah startup bernama Relonch membawa kamera ke arah yang baru. Dengan $99 perbulan, kamu bisa memiliki sebuah camera, penyimpanan langsung via cloud dan editing otomatis menggunakan artificial intelligence. Prinsip yang dibawa oleh Relonch adalah pengguna membayar untuk setiap foto bukan kamera.

Dilihat dari hasilnya, dengan menggunakan lensa Samsung 30mm f2 hasil foto dari kamera Relonch terbilang berkualitas tinggi. Memiliki kontras yang sangat baik dengan warna yang lebih menonjol. Juga hasil editing teknologi artificial intelligence yang mengaggumkan.

Relonch 2

Kamera Relonch didesain sangat stylish dengan balutan kulit pada hampir seluruh bagian kamera dan beberapa pilihan warna menarik. Meski digital, kamera ini tidak memiliki layar untuk mengatur setting dan tidak bisa melihat hasil foto secara langsung.

Jadi, begitu gambar diambil, kamera akan langsung mengunggah ke penyimpanan cloud, dari sana hanya foto-foto terbaik yang akan dioleh oleh artificial intelligence untuk dibuat lebih baik lagi. Dan akhirnya baru bisa kamu nikmati keesokan harinya.

Hal baru memang selalu terlihat aneh diawal, apalagi dalam kasus ini kita baru bisa menikmati hasil akhir foto pada keesokan harinya. Beberapa orang ingin langsung menikmati hasil dan membagikannya melalui media sosial saat itu juga. Meski “pintar”, namun untuk efisiensi, Relonch masih butuh peningkatan.

Relonch 4

Walau bagaimanapun, ide ini menarik karena Relonch menyasar kepada orang-orang yang ingin mendapatkan hasil foto yang bagus tanpa harus melakukan editing dan pengaturan kamera yang terkadang terlalu merepotkan. Selain itu, keterbatasan ruang penyimpanan pada kamera biasa juga kadang menjadi masalah. Dengan penyimpanan cloud, ruang tersebut menjadi jauh lebih besar, dengan catatan kamera harus selalu koneksi internet.

Yang paling menarik dari kamera Relonch adalah penggunaan artificial intelligence. Ini memang tidak biasa untuk camera. Sejauh ini, teknologi artificial intelligence pada kamera baru ditemukan pada smartphone. iPhone 7 Plus yang menggunakannya untuk menstimulasi blur background pada potrait mode, dan lainnya. Google pixel juga menggunakan artificial intelligence untuk camera mereka. Kedepannya teknologi artificial intelligence bisa jadi akan menjadi barang wajib pada setiap camera smartphone.

Kamera Relonch saat ini masih dalam tahap pengembangan yang rencananya baru akan dipasarkan di tahun 2018. Artinya masih ada banyak waktu untuk perubahan-perubahan major dan minor, baik dari segi bodi maupun fitur dan teknologi. Dan tentu saja harganya masih bisa berubah.

Nyatanya, banyak juga yang ragu-ragu terhadap project ini, disamping karena fitur kamera yang terlalu standar, lamanya proses editing, dan harganya yang lumayan mahal. Relonch juga punya sejarah buruk. Sebelumnya Relonch membuat sebuah project camera untuk iPhone, namun project tersebut gagal dan produk tidak pernah dipasarkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

59 − = 54

Mersin escort

- lidyabet -
asyabahis