Garansi Resmi vs Distributor vs Black Market (BM)


 

Selain harga dan spesifikasi, pastikan anda mengerti perbedaan garansi pada saat membeli laptop, tablet, smartphone atau elekronik lainnya.  Perbedaan ini berdasarkan legalitas dan garansi purna jual yang ditawarkan. Berbeda dengan barang replika / tiruan /aspal / kw yang bukan dibuat oleh produsen merk tersebut. 


Garansi Resmi –
elektronik yang di impor oleh perusahaan lokal yang secara resmi ditunjuk oleh produsen merk tersebut. Setiap merk umumnya menunjuk beberapa distributor resmi. Pusat servis resmi terdapat di berbagai kota besar di Indonesia.

Contoh:

  • Acer                          : Pazia, Dragon
  • Asus                        : Astrindo, Synex Metrodata, Datascript, Erajaya
  • Blackberry              : TAM, Comtech, SCM
  • HP                            : ECS, Synex Metrodata
  • Lenovo                    : ECS, Synex Metrodata, Trikomsel   


Garansi distributor –
elektronik yang di impor oleh perusahaan lokal yang tidak ditunjuk secara resmi oleh produsen merk. Istilah lainnya adalah Paralel Import (PI).  Distributor independen ini mempunyai legalitas, membayar pajak dan juga mempunyai pusat servis yang jelas. Beberapa distributor seperti ini adalah Aedupac, SSSC, DSSC, Berrindo, Bless


Black Market (BM) –
elektronik yang di impor oleh perusahaan atau individu yang tidak ditunjuk oleh produsen merk. Perbedaan utama dengan garansi distributor adalah legalitas yang dipertanyakan dan tidak bergaransi. Ada beberapa penjual yang memberi garansi sendiri, disebut juga garansi toko.

Pada umumnya secara harga, dari rendah ketinggi :  BM – Garansi distributor – Garansi resmi.  Pertimbangkan pula lokasi pusat servis terdekat dengan anda. Jika laptop anda bergaransi resmi, maka klaim garansi harus di pusat servis garansi resmi. Begitu pula dengan klaim garansi distributor. Jika garansi habis atau void karena kesalahan pengguna, maka anda dapat membawa pusat servismanapun karena anda harus membayar biaya reparasi.


Cara Membedakan Garansi


 

Kartu Garansi - Baik garansi resmi maupun distributor mempunyai kartu garansi beserta lokasi servis. Kartu garansi distributor umumnya sama walau berbeda merk, sedangkan kartu garansi resmi spesifik untuk merk tersebut.

Cek Website Produsen Merk - cek apakah perusahaan yang mengeluakan kartu garansi tersebut terdaftar di website produsen merk.

Tanya Kepada Penjual – mintalah penjelasan kepada penjual atau toko mengenai jenisdan cakupan garansi.

Cakupan Garansi  Elektronik pada umumnya mempunyai masa 1 tahun garansi terbatas, baik garansi resmi maupun distributor. Garansi terbatas jika kerusakaan bukan di akibatkan oleh kesalahan pengguna atau karena pemakaian wajar sehari-hari. Setiap distributor atau merk juga kadang mempunyai syarat dan ketentuan lain yang tertullis di kartu garansi produk anda.Pastikan anda mengetahui garansi yang anda dapatkan untuk produk yang anda beli.


Selain syarat dan ketentuan umum, beberapa merk atau produk memberikan pelayanan ekstra :

Pickup Service – artinya anda hanya perlu kontak call center lalu barang anda akan dijemput pada lokasi anda. Contoh beberapa model laptop Dell atau HP

Accidental Damage – Pada umumnya kerusakan karena kesalahan pengguna tidak di garansi, seperti jatuh, terbanting atau terkena air. Namun dengan proteksi ini anda dapat klaim garansi walau kesalahan tersebut karena kelalaian anda.

One to One Replacement – Pada umumnya pusat servis akan coba memperbaiki unit yang rusak. Jika semua cara gagal, maka baru akan ditawarkan unit pengganti. Namun dengan proteksi ini anda tidak perlu lama-lama menunggu proses perbaikan karena akan segera diganti setelah proses administrasi selesai.

International Warranty – artinya produk anda dapat di klaim di Negara mana pun selama merk tersebut mempunyai perwakilan resmi. Tidakmasalahdimanapunandamembeliprodukini, selama masa garansi masih berlaku dan tidak melanggar syarat ketentuan, maka anda dapat klaim kepusat servis merk tersebut. Contoh: Apple Macbook yang dibeli di Amerika namun tetap bisa diklaim garansinya di Indonesia

Extended Warranty – artinya garansi produk lebih dari 1 tahun. Contoh beberapa produk Asus bergaransi 2 tahun atau Lenovo Thinkpad X series bergaransi 3 tahun. Pada beberapa merk dan produk garansi ini dapat anda beli dengan sedikit biaya ekstra. Contoh program Apple Care Protection Plan untuk laptop desktop Apple.

Tentunya semakin baik layanan purna jual yang ditawarkan terlihat pada harga jual produk tersebut. Contoh produk Apple, walau tidak murah, mempunyai kualitas dan layanan garansi yang sangat baik. Pertimbangkan kebutuhan, lingkungan kerja, budget anda dan pahami syarat dan ketentuan garansi produk tersebut.