LOADING

Type to search

News

Asus: Penjualan Laptop TouchScreen Tak Seindah Penjualan Windows 8

Ery Herdian
Ery Herdian 29/11/2012
Share

Kesuksesan Penjualan Windows 8 ternyata tidak sejalan dengan penjualan perangkat Laptop TouchScreen yang justru terus menurun, hal ini mungkin dikarenakan Harga Laptop TouchScreen yang mendukung kinerja yang lebih optimal bagi Sistem Operasi Windows 8 ini sangatlah mahal. Salah satu vendor asal Taiwan mengatakan bahwa penjualan Laptop Touchscreen Windows 8 miliknya sangat lesu.

Meski penjualannya dikatakan lesu, namun vendor tersebut tidak mengatakan berapa angka penjualan perangkat Laptop TouchScreen Windows 8 miliknya. Vendor tersebut adalh Asus dengan produk Asus Vivobook. Iya, meskipun Vivobook dikabarkan menjadi salah satu produk terlaris di Best Buy namun secara keseluruhan tingkat penjualan dari Vivobook masih terbilang sepi.

Disisi lain, Acer menempel kuat produk Laptop TouchScreen besutan Asus tersebut dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Dalam sebuah surat elektronik internal Acer, Sang Manager mengatakan bahwa harga yang lebih murah dari kempotitor itu sangat membuka peluan untuk Laptop TouchScreennya menjadi jauh lebih populer dan mendapatkan banyak perhatian konsumen. Apalagi persaingan pada perangkat Laptop TouchScreen terbilang cukup mudah karena jumlah produknya yang mungkin hanya ada 20% saja.

untuk mengetahui informasi menarik lainnya dapat anda lihat disini.

Google +

Tags:

You Might also Like

2 Comments

  1. Dzone 29/11/2012

    Asus mah cengeng akh…! Tinggal kasi discount atau turunin harga (margin keuntungan) saja lah. Gitu aja koq repot. Kalau mau lebih laku, ya jangan pasang harga terlalu mahal daripada kompetitor. Simple as that. Dasar Asus dodol akh… pake curcol ke pers :)) wkwkwkwk

    Reply
  2. Dzone 29/11/2012

    Mangkenya Sus (Asus) 😛 Jual harga Asus Vivobook ataupun Asus Taichi kelak, jangan terlalu mahal. Kalau pasang harga diatas 13 juta, ya siapa yang mau beli ?? Mending orang2 beli merk tablet Win8 convertible dari merk lain lah, yg berani lebih murah 🙂 Perlu diajarin kuliah “market pricing” lagi kah Sus ??? 😀

    Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

43 − = 37